Dr. Irwan Meilano yang kalau di Bangkok dipanggil Dr. Merinomura ini adalah seorang ahli dalam pemodelan gempabumi dan deformasi permukaan bumi ataupun gunungapi. Kalau nggak percaya sila ketik irwan meilano di google tuk buktinya. Ayah dari seorang putra dan seorang putri ini, dari TK sampai sarjana, trus pacaran, trus nikah di Bandung. Dulu sih tempat pacaran favoritnya kalo nggak salah di kebon binatang Tamansari dekat ITB thea (baca dekat dengan Himafi, himpunan mahasiswa fisika ITB) hehehe. Sarjana dari Teknik Geodesi ITB, master dan doktor dari Graduate School of Environmental Sciences, Nagoya Daigaku, saat ini sedang posdok di tempat yang sama sambil jadi dosen teladan di Teknik Geodesi ITB. Target jangka pendeknya adalah maksimum dalam 4 tahun dari sekarang sudah bisa menjadi mentri riset dan teknologi (Hal ini katanya karena Lukman Edi yang bisa jadi mentri di usia 37 tahun; Kalau anda berfikir bahwa Bapak Irwan lahir tgl 18 Mei 1974, maka anda artinya sudah kenal dengan beliau). Salah seorang sesepuh PPI Nagoya ini tidak pernah puas untuk makan asam garam dalam hal antar-jemput-pindahan barang-barang anggota PPI Nagoya yang digelutinya sejak tahun 2000. Satu kata mutiara yang dia yakini adalah: "Gempabumi tidak berbahaya dan bukan penyebab kematian, tetapi batu bata-lah biang keroknya", Obsesi lainnya adalah untuk tetap bisa romantis pada belahan jiwanya...Jadi, mari pura-pura sibuk dan ganggu kawannya...
Keterangan foto: Kelakuan Dr. Irwan Meilano di saat sendirian...
Lha, ada apa dengan Himafi?
Kalimat favorit dari Bapak Dr. Irwan Meilano sebagai dosen teladan: "Education's purpose is to replace an empty mind with an open one." ...Malcolm S. Forbes